Mata Kaltara News – Tanjung Selor, Ketua Adat Kesultanan Bulungan, Datu Buyung Perkasa, memberikan apresiasi tinggi kepada Kepolisian Daerah Kalimantan Utara (Polda Kaltara) atas pengungkapan sejumlah kasus narkoba yang terjadi di wilayah Kalimantan Utara.
Bentuk dukungan ini disampaikan pasca meningkatnya pengungkapan kasus narkotika di 5 Kabupaten/Kota di Kaltara dalam beberapa bulan terakhir, termasuk kasus yang melibatkan oknum kepolisian.
“Narkoba sangat meresahkan dan merupakan musuh besar negara kita, dan merusak generasi muda di masa yang akan datang.
Tentunya, Ketua Adat Kesultanan Bulungan sangat mendukung langkah kepolisian yang tidak pandang bulu dan profesional dalam penanganan narkoba di internal kepolisian itu sendiri,” ujar Datu Buyung Perkasa pada Jumat (11/7/2025).
Datu Buyung Perkasa mengungkapkan bahwa komitmen kepolisian dalam pemberantasan narkotika terbukti dengan pengungkapan keterlibatan oknum kepolisian sendiri.
“Bahkan kemarin, sekelas Kasat Narkoba pun besama beberapa oknum anggota Polres Nunukan, Oknum tersebut terbukti dan terlibat dalam peredaran narkoba. Itu menegaskan Pak Kapolda Irjen Pol Hary Sudwijianto S.I.K., M.Si, pentingnya pemberantasan narkotika secara tegas dan menyeluruh,” tegasnya.
Datu Buyung Perkasa menambahkan bahwa hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi kepolisian untuk melakukan bersih-bersih di internal kepolisian sendiri terkait keterlibatan anggota Polri dalam peredaran narkotika.
“Tidak ada pandang bulu dan pilih kasih dalam penanganan kasus narkoba dan mengusut tuntas kasus tersebut. Apabila terbukti, maka harapan kami ditindak secara transparan dan tegas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan kode etik,” pungkasnya.
Ketua Adat Kesultanan Bulungan juga menghimbau kepada masyarakat Kaltara untuk menjauhi narkoba.
“Jika sampai ikut melakukan peredaran narkoba, tidak ada toleransi dalam penanganan narkoba ini.
Ketua Adat Kesultanan Bulungan, Datu Buyung Perkasa, siap menjadi mitra kepolisian dalam memberikan edukasi kepada masyarakat yang ada di wilayah Kaltara, khususnya dalam memberikan pemahaman bahayanya dampak dari narkoba,” pungkasnya.
#Mata Kaltara News














