MKN, Bulungan, Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Desa Long Peso Kecamatan Peso Kabupaten Bulungan pada Rabu, (14/1/2026) mengakibatkan sejumlah rumah warga dan gedung Lamin Adat hangus dilalap api.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30, saat sebagian warga tengah beraktivitas di dalam dan di sekitar rumah mereka. Api yang cepat membesar membuat warga panik dan berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.
Menurut keterangan dari salah satu warga (SP), dalam hitungan menit, api cepat menjalar lewat atas bumbung rumah ke rumah dan terakhir membakar bangunan Lamin Adat Kecamatan Peso. Kondisi bangunan rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu, ditambah jarak antar rumah yang cukup rapat, menyebabkan api dengan mudah menjalar dan sulit dikendalikan.
Warga setempat dibantu oleh personel Koramil dan Polsek Peso berupaya memadamkan api secara gotong royong dengan menggunakan peralatan seadanya, seperti ember, selang air, dan mesin pompa air milik warga. Asap tebal terlihat membumbung tinggi dan sempat mengganggu jarak pandang di sekitar lokasi kejadian.
Berdasarkan laporan kejadian dari TAGANA Kecamatan Peso (update 19.30) yang masuk di meja redaksi menyebutkan bahwa sebanyak 3 unit rumah yang terbakar, yakni milik Bapak Anton Lirin (1 KK;3 jiwa), rumah kosong milik Bidan Erni, Ibu Bali Tria (3 KK;5 jiwa), serta bangunan Lamin Pamung Tawai. Sebagai catatan, diinformasikan terdapat 3 unit rumah warga yang dirusak agar aliran listrik dan api tidak berlanjut ke rumah lainnya, data rumah rusak lainnya masih dalam proses assignment lapangan
Dalam peristiwa tersebut, tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Namun, beberapa warga mengalami syok dan kerugian material yang cukup besar. Sejumlah keluarga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat maupun ke tempat penampungan sementara yang disiapkan oleh pemerintah desa setempat.
Sementara itu, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti kebakaran. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik, namun hal tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. Aparat kepolisian juga telah memasang garis pembatas di sekitar lokasi kejadian untuk keperluan penyelidikan.
Peristiwa kebakaran ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap bahaya kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat. Diharapkan, kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.(Tim Redaksi)
















