Breaking News

Merampungkan Perjalanan Akademik, Sejumlah Mahasiswa Bulungan Selesaikan Ujian Tutup RPL Pascasarjana UNIFA

MKN|MAKASSAR, – Sejumlah mahasiswa asal Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, berhasil merampungkan salah satu tahapan penting dalam perjalanan akademik mereka melalui ujian tutup program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Pascasarjana Universitas Fajar (UNIFA) di Makassar.

Perjalanan menuju ujian tutup tersebut tidak hanya menjadi proses akademik, tetapi juga menyimpan cerita perjuangan. Para mahasiswa harus menempuh perjalanan dari Bulungan menuju Makassar untuk mengikuti tahapan akhir pendidikan yang telah mereka jalani.

banner 325x300

Jarak yang cukup jauh tidak menyurutkan semangat mereka. Dengan meninggalkan aktivitas dan rutinitas pekerjaan di daerah, para mahasiswa meluangkan waktu untuk hadir langsung di Makassar demi menyelesaikan kewajiban akademik.

MataKaltara News menyambangi sejumlah mahasiswa asal Bulungan di sela-sela momen foto bersama dengan dosen pembimbing dan dosen penguji usai pelaksanaan ujian tutup hari ini, Sabtu (15/8/2026). Dalam kesempatan tersebut, para mahasiswa berbagi cerita mengenai perjuangan mereka menyelesaikan pendidikan, pengalaman selama mengikuti program RPL, hingga kesan terhadap UNIFA Makassar.

Salah satu mahasiswa, Sinan, yang sehari-hari bertugas di Sekretariat Daerah Kabupaten Bulungan, Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA), mengaku perjalanan dari Bulungan menuju Makassar menjadi bagian tersendiri dalam perjuangan menyelesaikan pendidikan.

“Perjalanan dari Bulungan ke Makassar tentu membutuhkan persiapan dan pengorbanan, apalagi kami memiliki tanggung jawab pekerjaan. Tetapi semua itu kami jalani karena ada tujuan yang ingin dicapai, yaitu menyelesaikan pendidikan dengan baik,” ujar Sinan kepada MataKaltara News.

Menurut Sinan, momen foto bersama dosen pembimbing dan penguji setelah ujian tutup menjadi kenangan tersendiri.

“Ketika selesai ujian dan kemudian bisa foto bersama dengan dosen pembimbing dan penguji, rasanya ada kepuasan tersendiri. Terbayar sudah perjalanan dan perjuangan yang kami lakukan selama ini,” katanya.

Kesan Sinan Selama Menempuh Pendidikan di UNIFA

Berbicara mengenai kesan selama menjalani pendidikan, Sinan menyampaikan apresiasinya terhadap lingkungan akademik di UNIFA. Menurutnya, para dosen dan tenaga akademik memberikan dukungan yang cukup baik selama proses pendidikan berlangsung.

“Kesan saya selama mengikuti pendidikan di UNIFA sangat baik. Kami mendapatkan banyak pengalaman dan pengetahuan baru. Para dosen juga memberikan arahan dan bimbingan sehingga kami bisa mengikuti proses akademik sampai pada tahap ujian tutup,” ungkapnya.

Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin selama masa pendidikan dapat terus dipertahankan.

“Pesan saya untuk UNIFA, semoga terus berkembang dan semakin maju dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas. Mudah-mudahan ke depan semakin banyak masyarakat dari daerah, termasuk dari Bulungan, yang mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di UNIFA,” tambah Sinan.

Zulkarnain: UNIFA Memberikan Pengalaman Berharga

Sementara itu, Zulkarnain, mahasiswa peserta program RPL Pascasarjana UNIFA, juga menyampaikan kesan dan pesannya selama mengikuti pendidikan.

Menurutnya, proses pendidikan yang dijalani memberikan pengalaman berharga, terutama karena para mahasiswa harus mampu membagi waktu antara pekerjaan, keluarga, dan kewajiban akademik.

“Kami datang dari Bulungan ke Makassar bukan hanya untuk mengikuti ujian, tetapi membawa sebuah perjuangan untuk menyelesaikan proses pendidikan. Perjalanan yang jauh, kemudian harus menyesuaikan dengan pekerjaan dan keluarga, tentu menjadi tantangan tersendiri,” ujar Zulkarnain.

Namun, tantangan tersebut menurutnya dapat dilalui berkat dukungan dari lingkungan kampus dan para dosen.

“Kesan saya terhadap UNIFA sangat baik. Kami merasa mendapatkan pengalaman akademik yang berharga. Dosen pembimbing dan penguji juga memberikan arahan yang sangat berarti bagi kami dalam menyelesaikan tahapan akhir ini,” tuturnya.

Zulkarnain berharap UNIFA dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas akses bagi masyarakat dari berbagai daerah.

“Pesan saya, semoga UNIFA semakin maju, kualitas pendidikannya terus ditingkatkan dan tetap memberikan ruang bagi masyarakat yang ingin meningkatkan kompetensi melalui pendidikan. Mudah-mudahan kerja sama dan hubungan baik yang sudah terjalin bisa terus berlanjut,” katanya.

Perjalanan Panjang dari Bulungan ke Makassar

Perjalanan dari Bulungan menuju Makassar pun menjadi bagian dari cerita perjuangan mereka. Dari daerah di Kalimantan Utara menuju salah satu pusat pendidikan di Sulawesi Selatan, para mahasiswa membawa tekad untuk menyelesaikan pendidikan dan meningkatkan kompetensi.

Bagi Sinan dan Zulkarnain serta mahasiswa lainnya, jarak bukan menjadi alasan untuk berhenti belajar. Kesibukan pekerjaan juga tidak menghalangi keinginan untuk meningkatkan pendidikan.

“Jangan jadikan jarak sebagai alasan untuk berhenti belajar. Kalau ada kesempatan dan kemauan, kita harus berusaha. Perjalanan dari Bulungan ke Makassar memang jauh, tetapi tujuan untuk meningkatkan pendidikan dan kompetensi jauh lebih penting,” pungkas Sinen.

Zulkarnain juga berharap keberhasilan menyelesaikan ujian tutup dapat menjadi awal untuk memberikan kontribusi yang lebih besar bagi daerah.

“Gelar bukan menjadi akhir, tetapi awal untuk menerapkan ilmu dan pengalaman yang sudah diperoleh. Semoga setelah menyelesaikan pendidikan ini kami bisa memberikan kontribusi yang lebih baik, khususnya bagi daerah dan masyarakat Bulungan,” katanya.

Dengan selesainya ujian tutup tersebut, para mahasiswa kini memasuki tahapan akhir sebelum menyelesaikan seluruh proses akademik dan resmi menyandang gelar pascasarjana.

Bagi mereka, perjalanan dari Bulungan ke Makassar bukan sekadar perjalanan fisik. Perjalanan tersebut menjadi bagian dari perjuangan panjang untuk meraih pendidikan, meningkatkan kompetensi, membangun relasi, serta membawa pulang pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi daerah.

Bagi mahasiswa Bulungan, UNIFA Makassar bukan hanya menjadi tempat menyelesaikan pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari cerita perjalanan akademik yang akan mereka kenang.(rdm)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *