MKN|Makassar– Fakultas Pascasarjana Universitas Fajar (UNIFA) terus memperluas akses pendidikan tinggi melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Program ini memberikan pengakuan atas capaian pembelajaran seseorang yang diperoleh dari pendidikan formal, nonformal, informal, maupun pengalaman kerja sehingga dapat dikonversi menjadi Satuan Kredit Semester (SKS).
Melalui skema RPL, pengalaman kerja, kursus, maupun berbagai pelatihan yang telah diikuti peserta dapat diakui sebagai bagian dari proses akademik. Program ini bertujuan mempercepat masa studi, menghemat biaya pendidikan, memberikan penghargaan terhadap pengalaman kerja, serta membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang magister.
Fakultas Pascasarjana Universitas Fajar saat ini memiliki tiga program studi, yakni Magister Manajemen, Magister Ilmu Komunikasi, dan Magister Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan.
Program RPL Pascasarjana UNIFA mendapat respons positif dari berbagai daerah. Hingga saat ini, telah tercatat ratusan mahasiswa yang mendaftar dari sejumlah wilayah, di antaranya Kabupaten Nunukan, Kabupaten Bulungan, serta beberapa daerah lainnya. Sebagian besar peserta berasal dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ingin meningkatkan kompetensi dan kualifikasi akademiknya.
Tidak hanya menarik minat pendaftar baru, program Pascasarjana UNIFA juga telah melahirkan ratusan alumni ASN dari Provinsi Kalimantan Utara, khususnya Kabupaten Nunukan dan Kabupaten Bulungan. Kepercayaan yang terus diberikan oleh pemerintah daerah dan para ASN menjadi bukti bahwa program Pascasarjana UNIFA mampu menjawab kebutuhan peningkatan kompetensi sumber daya manusia, terutama bagi aparatur pemerintah yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan tugas dan tanggung jawabnya.
Dalam rangka memperoleh informasi lebih mendalam mengenai pelaksanaan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), redaksi MataKaltara berkesempatan mengunjungi Fakultas Pascasarjana Universitas Fajar dan melakukan wawancara langsung dengan Dekan Fakultas Pascasarjana, Dr. Ir. Mujahid, S.E., M.M., M.I.Kom, Sabtu (1/8/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan perkembangan program RPL, antusiasme mahasiswa dari Kalimantan Utara, serta komitmen UNIFA dalam memperluas akses pendidikan magister bagi para profesional, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN).
Dekan Fakultas Pascasarjana Universitas Fajar, Dr. Ir. Mujahid, S.E., M.M., M.I.Kom., mengatakan bahwa RPL merupakan bentuk penghargaan terhadap pengalaman dan kompetensi yang telah dimiliki seseorang sebelum menempuh pendidikan formal di perguruan tinggi.
“Program RPL memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para profesional, khususnya ASN, untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister tanpa harus memulai dari nol. Pengalaman kerja, pelatihan, maupun kompetensi yang dimiliki dapat diakui melalui mekanisme akademik sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, masa studi menjadi lebih efisien, biaya pendidikan lebih hemat, dan kualitas sumber daya manusia dapat terus ditingkatkan,” ujar Mujahid.
Dekan Fakultas Pascasarjana Universitas Fajar, Dr. Ir. Mujahid, S.E., M.M., M.I.Kom., mengatakan bahwa RPL merupakan bentuk penghargaan terhadap pengalaman dan kompetensi yang telah dimiliki seseorang sebelum menempuh pendidikan formal di perguruan tinggi.
“Program RPL memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para profesional, khususnya ASN, untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister tanpa harus memulai dari nol. Pengalaman kerja, pelatihan, maupun kompetensi yang dimiliki dapat diakui melalui mekanisme akademik sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, masa studi menjadi lebih efisien, biaya pendidikan lebih hemat, dan kualitas sumber daya manusia dapat terus ditingkatkan,” ujar Mujahid.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pemerintah daerah dan berbagai instansi yang telah menjalin kerja sama dengan Universitas Fajar.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan kepada Fakultas Pascasarjana Universitas Fajar. Sinergi dan implementasi kerja sama ini akan terus kami perkuat, baik melalui program perkuliahan reguler maupun Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), serta dikembangkan dalam berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kami berkomitmen menghadirkan pendidikan pascasarjana yang berkualitas dengan biaya kuliah yang terjangkau, tanpa biaya tambahan, dapat diangsur, serta didukung sistem perkuliahan yang fleksibel sehingga memudahkan mahasiswa yang tetap aktif menjalankan tugas sebagai ASN maupun profesional,” pungkasnya.
Sementara itu, salah seorang mahasiswa Program Magister Universitas Fajar asal Kabupaten Bulungan, Jonatan Jama, SKM yang menjabat sebagai Kepala Puskesmas Long Beluah, Kabupaten Bulungan disambangi media ini selepas Ujian Tutup, mengaku Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) menjadi solusi bagi dirinya untuk melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan tanggung jawab sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Sebagai Kepala Puskesmas Long Beluah, Kabupaten Bulungan, Jonatan mengatakan bahwa memilih Program Studi Magister Ilmu Komunikasi di Universitas Fajar merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas komunikasi dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Sebagai tenaga kesehatan, kami tidak hanya dituntut mampu memberikan pelayanan medis, tetapi juga harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Edukasi kesehatan kepada masyarakat, koordinasi dengan lintas sektor, penyampaian informasi program pemerintah, hingga membangun kepercayaan publik sangat bergantung pada kemampuan komunikasi yang efektif. Karena itu saya memilih Magister Ilmu Komunikasi agar dapat memperkuat kompetensi tersebut,” ujar Jonatan.
Menurutnya, Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) menjadi solusi bagi ASN yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan tanggung jawab pekerjaan.
“Di samping itu, sistem perkuliahan di Universitas Fajar sangat fleksibel sehingga saya tetap dapat menjalankan tugas sebagai Kepala Puskesmas tanpa harus meninggalkan pekerjaan. Biaya kuliahnya juga sangat terjangkau, bahkan dapat diangsur, sehingga tidak terlalu membebani kami sebagai ASN yang ingin meningkatkan jenjang pendidikan.”
Jonatan mengaku telah merasakan manfaat dari sistem pembelajaran yang diterapkan UNIFA dan tidak ragu merekomendasikannya kepada rekan-rekan ASN lainnya.
“Saya sangat merekomendasikan Program Pascasarjana Universitas Fajar, khususnya melalui skema RPL, kepada ASN di Provinsi Kalimantan Utara, terutama di Kabupaten Bulungan. Program ini memberikan kesempatan bagi kami untuk meningkatkan kompetensi dan meraih gelar magister tanpa mengganggu tugas sebagai abdi negara. Dengan dukungan dosen yang berkualitas, sistem kuliah yang fleksibel, serta biaya yang terjangkau, saya yakin program ini menjadi pilihan yang tepat bagi ASN yang ingin terus berkembang dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” tutupnya.(rdm)
Link pendaftaran https://silaju.unifa.ac.id/registrasi/ope9S














