MKN | Nunukan, 14 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Nunukan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) resmi mencanangkan Sensus Ekonomi 2026 sekaligus meluncurkan Program Kredit Mikro Energi Baru bagi pelaku usaha, dalam kegiatan yang berlangsung di UMKM Center Tanah Merah, Minggu (14/06).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, jajaran Forkopimda, Kepala BPS Kalimantan Utara, perbankan, anggota DPRD, hingga ratusan pelaku UMKM dan masyarakat setempat. Suasana semakin meriah dengan senam sehat bersama, pembagian voucher belanja, dan doorprize untuk peserta.
Sensus Ekonomi 2026: Dasar Kebijakan Pembangunan
Dalam sambutannya, Bupati Irwan Sabri menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 adalah kegiatan strategis yang menjadi acuan utama penyusunan kebijakan ekonomi daerah.
“Data dari sensus ini akan menunjukkan gambaran nyata tentang jenis usaha, skala, dan kondisi pelaku usaha di Nunukan. Ini yang akan membuat program pemerintah tepat sasaran. Kerahasiaan data dijamin sesuai undang-undang, jadi tidak perlu ragu memberikan informasi yang jujur,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPS Provinsi Kalimantan Utara, Dr. Mustaqin, menjelaskan sensus ini dilaksanakan setiap 10 tahun sekali sebagai agenda nasional. Data yang dihasilkan menjadi fondasi pembangunan yang berkelanjutan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Kredit Mikro Energi Baru: Solusi Permodalan UMKM
Menyikapi tantangan yang dihadapi pelaku usaha, seperti sulitnya akses modal dan birokrasi yang berbelit, pemerintah daerah juga meluncurkan Program Kredit Mikro Energi Baru. Program ini masuk dalam prioritas ke-16 dari 17 arah baru pembangunan Kabupaten Nunukan.
Skema pembiayaan ini dirancang dengan persyaratan lebih ringan, suku bunga terjangkau, dan tidak memberatkan. Selain permodalan, pemerintah juga berkomitmen mempermudah perizinan dan membantu pemasaran produk lokal.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi kita. Kalau kita ingin perekonomian daerah tumbuh, kita harus dukung dari sisi permodalan, kemudahan berusaha, dan kebiasaan membeli produk buatan lokal,” ajak Bupati.
Kegiatan ditutup secara simbolis dengan pelepasan balon udara bersama, menandai dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan operasional program kredit mikro bagi UMKM se-Kabupaten Nunukan.(*)














