Breaking News

Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Penurunan AKI dan AKB melalui Konsultasi dan Edukasi Sehat Calon Pengantin

MKN|BULUNGAN, – Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor tentang Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) melalui implementasi penguatan konsultasi dan edukasi sehat bagi calon pengantin. Kegiatan ini berlangsung pada 24–25 Juli 2024 di Hotel Pangeran Khar, Tanjung Selor.

Rakor dibuka secara resmi oleh Bupati Bulungan Syarwani, M.Pd, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak. Menurutnya, upaya penurunan AKI dan AKB tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi memerlukan dukungan lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, Kantor Urusan Agama (KUA), tokoh agama, hingga tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan.

banner 325x300

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan, drg. Imam Sujono, M.AP, menyampaikan bahwa penguatan konsultasi dan edukasi kesehatan bagi calon pengantin merupakan salah satu strategi penting dalam mempersiapkan pasangan memasuki kehidupan berkeluarga yang sehat. Melalui edukasi sejak sebelum menikah, diharapkan calon ibu dan calon ayah memiliki pemahaman yang baik mengenai kesehatan reproduksi, gizi, pencegahan stunting, serta pentingnya pemeriksaan kesehatan sebelum kehamilan.

“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi calon pengantin. Dengan persiapan yang baik sejak pra-nikah, kita berharap dapat menurunkan risiko kehamilan berisiko serta berkontribusi terhadap penurunan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Bulungan,” ujarnya.

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur lintas sektor, di antaranya perwakilan KUA Tanjung Selor, KUA dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bulungan, pendeta gereja, serta para bidan dari seluruh puskesmas di Kabupaten Bulungan. Kehadiran para peserta diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan menyamakan persepsi dalam pelaksanaan konsultasi serta edukasi kesehatan bagi calon pengantin di masing-masing wilayah.

Sebagai narasumber, hadir dr. Gallaram Matu, Sp.OG, yang menyampaikan materi mengenai pentingnya pelayanan kesehatan prakonsepsi, deteksi dini faktor risiko kehamilan, serta upaya pencegahan komplikasi kehamilan melalui pemeriksaan kesehatan sebelum menikah. Ia juga menekankan bahwa edukasi yang diberikan kepada calon pengantin merupakan investasi jangka panjang dalam mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas.

Melalui rakor ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan berharap terjalin komitmen bersama antarinstansi dalam mengimplementasikan program konsultasi dan edukasi sehat bagi calon pengantin secara berkelanjutan. Sinergi yang kuat diharapkan mampu mempercepat pencapaian target penurunan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi serta mendukung terwujudnya keluarga yang sehat dan berkualitas di Kabupaten Bulungan.(rdm)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *