Mata Kaltara News – Bulungan, Senin 24 Februari 2025, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) membantu bayi kembar yang lahir dengan kondisi yang memprihatinkan dan berasal dari keluarga yang kurang mampu.
Menurut wakil ketua 1 Baznas Provinsi Kaltara ( Imam Hanafi ) kedatangannya ke RSUD dr H. Soemarno Sosroatmodjo untuk merinci semua kebutuhan yang akan diberikan kepada bayi Kembar dan orang tuanya.
“Kami berharap bahwa bantuan ini dapat membantu keluarga Pak Azis yang kurang mampu ini dalam merawat dan mengobati bayi kembar mereka,” kata Sang Wakil Ketua Baznas
Seperti kita ketahui telah Lahir Anak Kembar Dari pasangan Azis dan Tri Hartini Warga Desa Ruhi Rahayu Kecamatan Tanjung Palas Utara Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara pada Tanggal 31 Desember 2024 Namun, anak kembar tersebut lahir dengan kondisi yang memprihatinkan.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Media Mata Kaltara News salah satu anak kembar tersebut kini kondisinya dirawat dirumah umum sakit ( RSUD ) Tanjung Selor, secara intensif dan membutuhkan biaya yang sangat besar
“Kami sangat bersyukur atas kelahiran anak kembar kami, namun kami juga sangat khawatir tentang kondisi salah satu anak kami yang memerlukan perawatan intensif,” kata Azis,
Sebagai orang tua anak kembar Azis saat ini membutuhkan uluran tangan para dermawan untuk membantu biaya perawatan anak mereka.
“Kami berharap bahwa para dermawan dapat membantu kami dalam membayar biaya perawatan anak kami,” Ungkap Azis.
Bagi para dermawan yang ingin membantu, dapat menghubungi Saudara Azis di nomor telepon [082358373691]
“Kami sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh Baznas Provinsi Kaltara. Bantuan ini sangat membantu kami dalam merawat dan mengobati bayi kembar kami,” kata Azis, orang tua Bayi Kembar Tersebut
Baznas Provinsi Kaltara berharap bahwa bantuan ini dapat membantu meningkatkan kualitas hidup keluarga yang kurang mampu di Provinsi Kaltara.
“Kami berharap bahwa bantuan ini dapat membantu meningkatkan kualitas hidup keluarga yang kurang mampu di Provinsi Kaltara,” kata Imam Hanafi
##MKN














