Mata Kaltara News – Malinau, 3 Juni 2025, Teka-teki tentang siapa yang bertanggung jawab atas proyek jembatan yang viral di Apau Kayan akhirnya terungkap. Jembatan tersebut adalah proyek dari Balai Kementerian PUPR Kaltara.
Menurut Dani, jembatan yang ada di Apau Kayan tersebut dikerjakan oleh perusahaan PT Putra Angga Pratama (PAP) menggunakan anggaran APBN senilai Rp41 miliar lebih. Proyek ini dilaksanakan dari tahun anggaran 2021-2024 dengan sistem multi years atau tahun jamak.
Jumlah jembatan yang dibangun 52 jembatan dengan rincian dari Long Boh ke Long Nawang ada 37 jembatan yang selesai dibangun ada 23 jembatan Sementara itu dari Malinau ke Semamu, ada 15 jembatan yang telah selesai dibangun ada 12 jembatan yang telah selesai dan sisanya sekitar 17 Jembatan lagi yang belum diselesaikan.
Dani menyatakan bahwa pihaknya akan mengumpulkan kembali bahan-bahan atau Komponen – Komponen Jembatan yang hilang akibat banjir untuk dihitung ulang dan dikontrakkan kembali.
“Jadi kalau dibilang Jembatan mangkrak, tidaklah, itu pasti kita kerjakan kembali. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Pak Wakil Gubernur Kaltara dan turun ke lapangan bersama untuk memastikan jembatan tersebut akan kita selesaikan kembali agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” kata Dani.
Seperti kita ketahui Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Ingkong Ala, melakukan kunjungan kerja ke Apau Kayan, Kabupaten Malinau, dan menemukan sebuah jembatan yang gagal dikerjakan sejak 5 tahun lalu.
Bangunan Jembatan tersebut terletak di dekat Sungai yang merupakan salah satu infrastruktur yang sangat penting bagi masyarakat setempat. Namun, proyek pembangunan jembatan tersebut terhenti dan material-material pembangunan berserakan di sekitar lokasi.
ini pekerjaan mangkrak pekerjaan lima tahun (5) lalu & akhirnya juga sangat mubazir, Coba kita lihat harusnya Pembangunan jembatan itu yang lurus tapi ini sudah terpulas, terputar, tercampak disungai, sayangnya material ini,” kata Ingkong Ala .
Wakil Gubernur Kaltara Ingkong Ala meminta untuk segera mencarikan solusi dan menindaklanjuti proyek tersebut dan memastikan bahwa jembatan tersebut dapat segera diselesaikan agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat .
Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Kaltara itu (ingkong,red ) juga sempat menyapa masyarakat setempat yang mengunakan perahu ketinting yang melintasi sungai dibawah jembatan tersebut .
“Kalian dari mana? Oh agung, dari Seberang kasian kalian tidak ada jembatan Ujarnya.
Sampai berita ini kami turunkan pembangunan proyek jembatan tersebut belum ada kejelasan, tanggung jawab siapa?














