Mata Kaltara News –Bulungan, 3 Maret 2025, Penutupan Jalan Simpang Bulu Perindu hingga Jalan Meranti mulai tanggal 28 Februari hingga 19 Maret 2025 lalu, ternyata membawah berkah bagi para penambang yang mengkal di Pelabuhan Kayan V, Sejak penutupan jalan tersebut, para penambang dibanjiri penumpang baik orang maupun motor.
“Sebelumnya, kami hanya memiliki beberapa penumpang saja. Sekarang, dengan adanya penutupan jalan, kami memiliki banyak penumpang baik orang maupun motor,” kata Johan penambang.
Johan Mengatakan bahwa mereka telah merasakan peningkatan frekuensi penyeberangan yang sangat drastis, Hal ini juga membuat mereka memiliki pendapatan yang lebih tinggi.
“Kami sangat senang dengan peningkatan para Penumpang penyeberangan. Paska Penutupan Jalan Simpang Bulu Perindu Menuju Meranti Pendapatan kami Sampai 1jt lebih perhari dan sebelum penutupan hanya 200 ribu sampai 300 Ribu perhari,” kata penambang itu
Disisi lain Kasim sebagai pemuda Tanjung Palas Khawatir melihat membludaknya penumpang yang mengunakan perahu tambangan baik dari Tanjung Palas ke Tanjung Selor atau sebaliknya
“Kita Harap dinas terkait ikut terlibat langsung untuk mengatur para penumpang jangan sampai Over Kapasitas muatan agar terhindar dari kecelakaan,” ujarnya
Berdasarkan pantauan Media Mata Kaltara News Dilapangan muatan perahu tambang masih terlihat Masih normal yaitu tiga motor setiap penyebrangan
Dengan demikian, penutupan Jalan Simpang Bulu Perindu ternyata membawa dampak positif bagi para penambang penyeberangan di pelabuhan kayan V. (Tim MKN)














