MKN, BERAU — Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) bersama Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar rapat koordinasi untuk memperkuat penanganan penyakit menular, dengan fokus utama pada pencegahan dan pengendalian malaria di wilayah perbatasan. Pertemuan berlangsung pada Selasa, 8 Desember 2025.
Para peserta menekankan pentingnya penyelarasan sistem pelaporan kasus antar-wilayah untuk mempercepat respons serta memudahkan pemantauan. Upaya penanggulangan yang dibahas antara lain peningkatan edukasi kesehatan masyarakat, distribusi kelambu berinsektisida (ITN), optimalisasi penyemprotan rumah (IRS), serta peningkatan kapasitas tenaga kesehatan di lapangan.
Koordinasi lintas kabupaten dan provinsi dianggap krusial mengingat tingginya mobilitas penduduk di perbatasan. Tanpa sinergi yang baik, risiko penularan antarwilayah sulit dikendalikan. Oleh karena itu, pada akhir pertemuan disepakati pembentukan tim kerja bersama lintas provinsi dan kabupaten/kota, pelatihan tenaga kesehatan, serta penyusunan rencana aksi terpadu.
Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat program eliminasi malaria sehingga angka kasus di wilayah perbatasan dapat ditekan secara signifikan. (*)














