Mata Kaltara News, Bulungan – Pemerintah Kabupaten Bulungan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus melakukan percepatan pembangunan infrastruktur dasar di wilayah pedalaman. Salah satunya adalah pembangunan jembatan penghubung di Kecamatan Peso, yang menghubungkan Desa Long Lasan dengan Desa Long Bia, dengan nilai anggaran sebesar Rp 3,6 miliar.
Jembatan ini menjadi akses vital bagi warga sekitar, terutama pelajar yang setiap hari melintasi jalur tersebut untuk menuju sekolah, serta bagi masyarakat yang bekerja dan melakukan aktivitas ekonomi. Kehadiran jembatan tersebut disambut antusias oleh warga.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pak Bupati yang telah mengalokasikan anggaran pembangunan jembatan Long Lasan. Dengan adanya jembatan ini, masyarakat tidak khawatir lagi saat beraktivitas. Akhirnya pemerintah mendengar keluhan kami dan mewujudkannya,” ujar ER, salah seorang warga Long Lasan.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Bulungan, Aposto Lewira, menjelaskan bahwa pembangunan jembatan Long Lasan–Long Bia ditargetkan rampung pada Desember tahun ini.
Ia menambahkan bahwa Pemkab Bulungan tidak hanya fokus pada pembangunan jembatan, tetapi juga terus memprioritaskan perbaikan dan pembukaan akses jalan antar desa di wilayah seberang Sungai Kayan.
“Selain jembatan, pemerintah juga mengerjakan pembangunan ruas jalan di sisi seberang Sungai Kayan, yaitu dari Desa Pejalin menuju Desa Long Pari, serta Desa Long Bang. Semua ini untuk membuka keterisolasian dan memperlancar mobilitas masyarakat,” jelasnya.
Pembangunan infrastruktur ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar-wilayah, mempermudah akses layanan dasar bagi warga pedalaman, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kecamatan Peso dan daerah sekitarnya. (*)
Editor: Mata Kaltara News














