Breaking News

Gubernur Zainal Apresiasi FKUB Jaga Predikat Rukun di Kaltara

Fkub

MKN | TANJUNG SELOR – Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu barometer toleransi terbaik di Indonesia. Bumi Benuanta secara konsisten berhasil mempertahankan prestasi luar biasa dengan meraih Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) tertinggi di seluruh Pulau Kalimantan.

Capaian prestisius ini menjadi salah satu poin krusial dalam audiensi antara Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., bersama jajaran pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kaltara di Ruang Rapat Kerja Gubernur, Kamis (4/6). Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk mengevaluasi sekaligus mengeskalasi sinergi menjaga stabilitas sosial di daerah.

banner 325x300

Prestasi Membanggakan di Tingkat Nasional

Dalam kesempatan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua FKUB Kaltara, Wiyono Adie, melaporkan bahwa torehan indeks kerukunan Kaltara tidak hanya mendominasi di regional regional Kalimantan, melainkan selalu berada di barisan teratas dalam skala nasional.

“Untuk Indeks Kerukunan Beragama Kaltara, kita selalu berada di posisi atas secara nasional. Yang membanggakan, di tingkat Kalimantan kita selalu menjadi yang tertinggi,” ungkap Wiyono dengan optimis.

Gubernur: Kerukunan adalah Modal Sosial Pembangunan

Merespons capaian tersebut, Gubernur Zainal A. Paliwang memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus FKUB dan tokoh lintas agama. Menurutnya, pendekatan dialogis dan berbagai aksi sosial yang selama ini digerakkan FKUB menjadi kunci utama kokohnya keharmonisan di Kaltara.

“Saya berterima kasih atas kekompakan bapak ibu semua dalam menjalankan kegiatan sosial ini dengan capaian yang luar biasa. Ini adalah prestasi membanggakan yang mengharumkan nama Kaltara di tingkat nasional,” tutur Gubernur Zainal.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Kaltara ini menegaskan bahwa kerukunan yang terjaga dengan baik bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan sebuah modal sosial yang sangat fundamental. Stabilitas sosial yang kondusif menjadi pondasi utama bagi kelancaran roda pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat yang majemuk.

Instruksi Penguatan Deteksi Dini

Meskipun berada di posisi puncak, Gubernur Zainal mengingatkan agar jajaran FKUB tidak lengah. Guna menghadapi dinamika sosial yang terus berkembang, ia menginstruksikan FKUB Kaltara untuk memperkuat fungsi pengawasan di akar rumput.

“Kita harus terus mengedepankan aspek deteksi dini dan koordinasi cepat terhadap berbagai potensi persoalan sekecil apa pun di lapangan. Jangan tunggu masalah membesar, jaga terus kondusivitas daerah kita,” tegasnya.

Audiensi ini ditutup dengan komitmen bersama antara Pemprov Kaltara dan FKUB untuk terus menelurkan inovasi program kerja lapangan. Kolaborasi ini diharapkan mampu memastikan Kaltara tetap menjadi rumah yang aman, damai, dan harmonis bagi seluruh lapisan masyarakat. (dkisp)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *