Mata Kaltara News — Nunukan, Kondisi memprihatinkan yang dialami oleh dua warga lanjut usia (Lansia) di Nunukan mendapat perhatian serius dari legislator daerah. Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Nunukan, Andi Fajrulsyam (AFS), sore ini langsung turun ke lapangan menindaklanjuti keluhan tersebut (4/11/2025)
AFS mengunjungi kediaman Ibu Ringgi (69 tahun) di RT 03 Jagung Manis dan Ibu Rabo (61 tahun) di RT 06 Mansapa. Kedua nenek ini ditemukan hidup di rumah yang keadaannya sangat tidak layak huni.
“Saat melihat langsung keadaan tempat tinggal mereka bersama perwakilan dari Dinas Perkim, benar-benar terasa betapa berat kehidupan yang mereka jalani,” ungkap AFS.
Dinding Rapuh dan Atap Bocor Jadi Saksi
Kunjungan tersebut memastikan bahwa kondisi rumah kedua lansia tersebut memang sangat memprihatinkan. Dinding rumah yang rapuh, atap bocor, dan lantai yang mulai lapuk menjadi saksi bisu ketegaran mereka hidup di usia senja.
Secara khusus, AFS menyoroti kasus Ibu Ringgi. Lansia berusia 69 tahun ini diketahui belum pernah mendapatkan bantuan sosial apa pun dari pemerintah, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH). Padahal, kondisinya yang sudah sepuh dan serba kekurangan membuatnya sangat layak mendapat perhatian.
AFS Dorong Bantuan Rehab Rumah Prioritas 2026
Melihat kondisi ini, Ketua Komisi II DPRD Nunukan tersebut menegaskan akan memperjuangkan nasib kedua nenek ini.
“Kami berharap Pemerintah Daerah melalui dinas terkait dapat segera memprioritaskan bantuan rehabilitasi (perbaikan) rumah bagi keduanya pada Tahun Anggaran 2026,” tegas AFS.
Menurutnya, langkah ini harus menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap warga yang benar-benar membutuhkan, demi hadirnya keadilan sosial bagi masyarakat kecil Nunukan.
Sumber : AFS















