MKN | TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Kaltara.
Hal tersebut disampaikannya usai membuka kegiatan Konsultasi Regional (Konreg) PDRB Wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua (Kasulampua) yang digelar di Aula Kantor Gubernur Kaltara, Rabu (15/4).
Menurutnya, capaian ekonomi daerah dalam dua tahun terakhir menunjukkan tren positif. Pertumbuhan tersebut tidak terlepas dari peran aktif pelaku UMKM yang terus berkembang dan memperkuat struktur ekonomi lokal.
“Dalam dua tahun terakhir, kinerja PDRB Kaltara menunjukkan hasil yang menggembirakan. Ini salah satunya didukung oleh kontribusi UMKM yang terus tumbuh,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan Konreg PDRB yang melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, seperti Bank Indonesia, instansi perbendaharaan, serta Badan Pusat Statistik (BPS), menjadi langkah strategis untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan Kasulampua.
Selain itu, penguatan ekonomi daerah juga dilakukan melalui pembinaan berkelanjutan terhadap UMKM, serta pengembangan sektor manufaktur. Sinergi antar daerah yang melibatkan 19 provinsi di kawasan tersebut diharapkan mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.
Gubernur juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas inflasi sebagai bagian dari ketahanan ekonomi. Salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat adalah memanfaatkan lahan kosong untuk memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri.
Ia mengaku telah menerapkan hal tersebut dengan menanam berbagai komoditas seperti cabai, tomat, okra, dan terong di lingkungan rumahnya.
“Dengan menanam sendiri, kita bisa membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga sekaligus menjaga kestabilan harga di pasaran,” jelasnya.
Ke depan, pemerintah daerah juga berencana membagikan bibit tanaman kepada masyarakat sebagai upaya mendorong kemandirian pangan dan memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga.
Melalui berbagai langkah tersebut, Pemerintah Provinsi Kaltara optimistis pertumbuhan ekonomi daerah akan terus meningkat dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. (dksip)












