MKN | NUNUKAN – Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai penutupan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) di Masjid Al-Muttaqin, Selasa (17/3) malam.
Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, secara resmi menutup rangkaian kegiatan yang telah digelar di berbagai daerah di Kaltara selama bulan suci Ramadan.
Penutupan yang berlangsung pada malam ke-27 Ramadan ini menjadi momentum akhir dari perjalanan Safari Ramadan yang sebelumnya menyapa masyarakat di sejumlah wilayah.
Dalam sambutannya, Gubernur Zainal menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan, sekaligus mengapresiasi kerja keras semua pihak.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan Safari Ramadan tahun ini,” ujarnya.
Ia menegaskan, Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
“Ini adalah momentum memperkuat silaturahmi. Pemerintah harus selalu hadir di tengah masyarakat,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Pemprov Kaltara juga menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat dan rumah ibadah.
Di antaranya, hibah Rp100 juta untuk Masjid Al-Mujahirin, Rp150 juta untuk Masjid Nurul Hikma, serta masing-masing Rp200 juta untuk Masjid Al-Ikhsan dan Masjid Al-Muhajirin.
Selain itu, bantuan juga diberikan dalam bentuk 60 sarung dan 90 Al-Qur’an kepada pengurus masjid dan pesantren, serta paket sembako untuk tenaga kebersihan dan tenaga kerja bongkar muat (TKBM).
Gubernur berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menambah semangat ibadah di bulan Ramadan.
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Pemprov Kaltara, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah yang memadati Masjid Al-Muttaqin.














