MKN | NUNUKAN – Penguatan peran kader Dasawisma terus didorong sebagai bagian penting dalam menjalankan program pemberdayaan keluarga di Kalimantan Utara.
Hal itu disampaikan Ketua TP-PKK Kaltara, Rahmawati Zainal, saat membuka kegiatan Pembinaan Dasawisma tingkat provinsi yang digelar di Kantor Kelurahan Tanjung Harapan, Kabupaten Nunukan, Jumat (24/4).
Menurut Rahmawati, keberadaan Dasawisma memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan masyarakat, khususnya dalam lingkup keluarga.
“Peran Dasawisma sangat penting karena bersentuhan langsung dengan keluarga. Dari sinilah program PKK bisa berjalan efektif,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembinaan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader, terutama dalam hal pendataan keluarga serta pengelolaan administrasi yang tertib dan akurat.
Data yang valid, lanjutnya, menjadi kunci dalam menyusun program yang tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Selain menjalankan program, Rahmawati juga menilai kader Dasawisma memiliki peran sosial dalam memperkuat kebersamaan di lingkungan sekitar.
Karena itu, ia mendorong para kader untuk tidak hanya aktif secara administratif, tetapi juga mampu menjadi penggerak di tengah masyarakat.
“Dasawisma harus bisa menjadi motor penggerak, baik dalam kegiatan sosial maupun dalam membangun solidaritas antarwarga,” katanya.
Ia berharap kegiatan pembinaan ini dimanfaatkan secara maksimal untuk menyamakan persepsi serta memperkuat komitmen dalam menjalankan program PKK di semua tingkatan.
Menutup arahannya, Rahmawati mengajak seluruh kader untuk terus berinovasi dan bekerja sama dalam memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“Jadikan setiap kegiatan sebagai langkah nyata yang berdampak langsung bagi keluarga dan lingkungan,” tutupnya. (dkisp)














