Breaking News

Bahaya Narkoba Mengintai Pelajar, SMAN 1 Tanjung Palas Barat Perkuat Edukasi Kesehatan dan Hukum

MKN, Tanjung Palas Barat – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar terus dilakukan melalui berbagai langkah edukatif. Salah satunya melalui kegiatan penyuluhan dan sosialisasi bahaya narkoba yang digelar di SMAN 1 Tanjung Palas Barat, Kabupaten Bulungan, Kamis (5/3/2026). Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari unsur kepolisian dan tenaga kesehatan, yakni Kapolsek Tanjung Palas Barat serta pihak Puskesmas Tanjung Palas Barat.

Kegiatan yang diikuti oleh puluhan siswa tersebut berlangsung dengan penuh antusias. Penyuluhan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai bahaya narkoba yang tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga memiliki konsekuensi hukum yang serius bagi siapa saja yang terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredarannya.

banner 325x300

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Tanjung Palas Barat, Sem Serah, S.Pd, M.Si menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolsek Tanjung Palas Barat serta pihak Puskesmas yang telah berkenan hadir memberikan edukasi kepada para siswa. Pihak sekolah menilai kegiatan penyuluhan seperti ini sangat penting sebagai upaya membentengi generasi muda dari pengaruh negatif narkoba.

Pihak sekolah juga menegaskan bahwa pelajar merupakan generasi penerus bangsa yang harus dijaga dan dibekali dengan pengetahuan yang benar mengenai bahaya narkoba. Dengan adanya edukasi dari pihak kepolisian dan tenaga kesehatan, diharapkan para siswa semakin memahami risiko yang dapat ditimbulkan jika terlibat dalam penyalahgunaan narkotika.

“Kami berharap melalui kegiatan ini para siswa dapat lebih memahami bahaya narkoba, baik dari sisi kesehatan maupun dari sisi hukum dan akan melaksakan kegiatan serupa secra berkesinambungan. Pengetahuan ini penting agar para pelajar tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan pergaulan yang negatif dan mampu menjaga masa depan mereka,” tutupnya.

Sementara itu, Kapolsek Tanjung Palas Barat, IPDA Muhammad Akbar Baking dalam pemaparannya menekankan bahwa generasi muda, khususnya pelajar, menjadi salah satu kelompok yang rentan terpapar pengaruh narkoba. Oleh karena itu, penting bagi para siswa untuk memiliki pengetahuan dan kesadaran yang kuat agar tidak mudah terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.

Ia menjelaskan bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan tindak pidana yang telah diatur secara tegas dalam peraturan perundang-undangan di Indonesia. Setiap individu yang terlibat, baik sebagai pengguna, pengedar, maupun perantara, dapat dikenakan sanksi hukum yang berat, termasuk hukuman penjara.

“Perlu dipahami bahwa narkoba bukan hanya merusak kesehatan, tetapi juga dapat menghancurkan masa depan. Banyak kasus yang menunjukkan bahwa penyalahgunaan narkoba berawal dari rasa ingin tahu atau pengaruh lingkungan pergaulan. Karena itu kami mengimbau para pelajar untuk menjauhi narkoba dan fokus pada pendidikan,” ujarnya.

Selain memberikan pemahaman mengenai aspek hukum, Kapolsek juga mengajak para pelajar untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan sekolah agar tetap bersih dari narkoba. Menurutnya, peran pelajar sangat penting dalam membangun kesadaran bersama untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika.

Di sesi berikutnya, narasumber dari Puskesmas Tanjung Palas Barat, Eko Heri S, AMK, memaparkan dampak narkoba dari perspektif kesehatan. Dalam penjelasannya disampaikan bahwa penggunaan narkotika dan zat adiktif lainnya dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan yang serius, baik secara fisik maupun mental.

Beberapa dampak yang dijelaskan antara lain kerusakan pada organ vital tubuh seperti otak, jantung, paru-paru, dan hati. Selain itu, penyalahgunaan narkoba juga dapat memicu gangguan psikologis seperti kecemasan, depresi, perubahan perilaku, hingga gangguan kejiwaan.

Tenaga Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat (PKPM) tersebut juga menegaskan bahwa narkoba memiliki sifat adiktif yang dapat menimbulkan ketergantungan. Ketika seseorang sudah mengalami ketergantungan, proses pemulihannya tidak mudah dan membutuhkan penanganan medis serta dukungan dari berbagai pihak.

“Banyak pengguna narkoba yang awalnya hanya mencoba-coba, namun akhirnya mengalami ketergantungan. Dampaknya bukan hanya pada kesehatan, tetapi juga pada kehidupan sosial, pendidikan, dan masa depan seseorang,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, para siswa juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan mengajukan pertanyaan terkait berbagai hal yang berkaitan dengan bahaya narkoba. Diskusi berlangsung interaktif dan menunjukkan tingginya minat para pelajar untuk memahami isu tersebut secara lebih mendalam.

Melalui kegiatan penyuluhan ini, diharapkan para pelajar SMAN 1 Tanjung Palas Barat tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai bahaya narkoba, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjauhi serta menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika.

Dengan adanya sinergi antara pihak sekolah, kepolisian, tenaga kesehatan, serta masyarakat, diharapkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda dapat terus diperkuat, sehingga tercipta generasi muda yang sehat, cerdas, dan mampu membangun masa depan yang lebih baik.(rdm)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *