MKN, Bulungan, Pelayanan kesehatan menjadi salah satu pilar utama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa. Di desa Long Buang, keberlangsungan layanan kesehatan tidak lepas dari peran dua sosok perempuan tangguh, Ningsih dan Julan. Keduanya dikenal luas oleh masyarakat sebagai petugas kesehatan desa yang senantiasa hadir, sigap, dan penuh dedikasi dalam melayani kebutuhan kesehatan warga. Sabtu, (10/1/2026) Matakaltara News berkesempatan berkunjung ke desa Long Buang untuk melakukan wawancara kepada dua srikandi kesehatan desa Long Buang tersebut.
Ningsih dan Julan telah lama mengabdikan diri di Desa Long Buang. Dalam kesehariannya, mereka tidak hanya bertugas memberikan pelayanan di fasilitas kesehatan desa, tetapi juga aktif melakukan pelayanan jemput bola dengan mendatangi langsung rumah-rumah warga. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan seperti ibu hamil, balita, lansia, dan warga dengan keterbatasan akses, tetap mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak.
Berbagai kegiatan kesehatan desa menjadi tanggung jawab yang mereka emban bersama. Mulai dari pelaksanaan posyandu rutin, pemeriksaan kehamilan, pemantauan tumbuh kembang balita, imunisasi, hingga pemeriksaan kesehatan lansia, semuanya dijalankan dengan penuh ketelitian. Selain itu, Ningsih dan Julan juga aktif memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya gizi seimbang, kebersihan lingkungan, sanitasi, serta pencegahan penyakit menular dan tidak menular.
Tidak jarang pula, keduanya harus melayani warga di luar jam kerja. Saat ada warga yang membutuhkan pertolongan mendesak, Ningsih dan Julan dengan sigap memberikan bantuan sesuai kemampuan dan kewenangan yang dimiliki, sembari berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan rujukan jika diperlukan. Sikap tanggap dan kepedulian inilah yang membuat mereka mendapat kepercayaan penuh dari masyarakat.
“Bagi kami, pelayanan kesehatan adalah bentuk pengabdian. Kami ingin masyarakat Desa Long Buang merasa aman dan tidak ragu untuk memeriksakan kesehatannya,” ujar Ningsih saat ditemui Matakaltara News di ruang kerjanya.
Hal senada disampaikan Julan yang menegaskan bahwa keberhasilan pelayanan kesehatan desa sangat bergantung pada kerja sama semua pihak. Menurutnya, peran aktif masyarakat, kader kesehatan, serta dukungan pemerintah desa menjadi kunci utama dalam menciptakan desa yang sehat dan sejahtera.
Bahkan sederet prestasi juga telah ditorehkan desa Long Buang dalam bidang kesehatan berkat kepiawaian mereka bersama dengan kader kesehatan dan pemerintah desa Long Buang. Diantaranya, peringkat kedua kampung KB tingkat provinsi Kalimantan Utara, peringkat pertama kampung KB tingkat Kabupaten Bulungan, juara satu lomba desa sehat yang dilaksanakan oleh TP. PKK Kabupaten Bulungan, juara satu lomba balita sehat tingkat Puskesmas Long Bia dan desa Long Buang juga tercatat sebagai salah satu desa yang zero kasus stunting.
Warga Desa Long Buang mengaku sangat terbantu dengan kehadiran kedua Srikandi Desa tersebut. Pelayanan yang ramah, mudah diakses, dan penuh empati membuat masyarakat merasa diperhatikan. Banyak warga menilai Ningsih dan Julan bukan sekadar petugas kesehatan, melainkan bagian dari keluarga besar desa yang selalu siap membantu.
Dengan dedikasi, ketulusan, dan kerja keras yang terus ditunjukkan, Ningsih dan Julan menjadi simbol peran penting perempuan dalam pembangunan desa. Mereka membuktikan bahwa pelayanan kesehatan desa dapat berjalan dengan baik meski di tengah keterbatasan, selama dijalankan dengan hati dan komitmen yang kuat.(rdm)



















