Mata Kaltara News, BULUNGAN – Gerakan Ekonomi Kreatif (Gekraft) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dan Kabupaten Bulungan berkolaborasi dengan komunitas sosial marga Tionghoa Bulungan untuk mengembangkan wisata kuliner dan wadah berkumpul para pebisnis UMKM kuliner di kawasan China Town.
Pengurus Gekraft Provinsi dan Kabupaten Bulungan menggelar diskusi dengan pimpinan dan sepuh komunitas sosial marga Tionghoa Bulungan di pelataran China Town, Sabtu sore (21/6/2025).
Wakil Ketua DPRD Bulungan, Tasa Gung S.Pd, dan Sekretaris Gekraft Provinsi Kaltara, Tiara, hadir dalam diskusi tersebut.
Menurut Tasa Gung, upaya pengembangan ekonomi khusus untuk masyarakat luas dan pelaku UMKM Bulungan merupakan sebuah terobosan positif dalam hal upaya menghidupkan ekonomi masyarakat secara umum.
Tasa Gung mengaku akan all out mendukung gagasan Gekraft dan memberikan prioritas kemudahan dalam hal penggodokan regulasi dan penempatan wilayah.
Tokoh muda komunitas sosial marga Tionghoa Bulungan, Hendi Dermawan, mengaku senang dan menyambut antusias ide Gekraft untuk membangun wisata kuliner dan wadah berkumpul para pebisnis UMKM kuliner di kawasan China Town.

Hendi Dermawan mengaku bangga dan berterima kasih kepada pemerintah yang telah menata kawasan China Town sebagai areal kuliner.
Diskusi membahas pengembangan wisata kuliner dan atraksi sosial di China Town antara Gekraft, komunitas Tionghoa, dan DPRD Bulungan merupakan sebuah elaborasi kerja sama yang dapat menjadi pemantik terbangunnya ekonomi masyarakat khususnya para pelaku UMKM di Bulungan.














