Mata Kaltara News, Malinau – Dalam musyawarah besar adat yang digelar di Malinau, Kalimantan Utara, Dolleh Ucau resmi terpilih sebagai Ketua Adat Punan se-Kalimantan Utara (Kaltara). Pemilihan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Mubes Ke-III Dayak Punan yang berlangsung pada tahun 2025.
Melalui sambungan telepon via WhatsApp kepada Mata Kaltara News, Dolleh Ucau menyampaikan visi dan misinya untuk masa kepemimpinannya.
“Mewujudkan Dayak Punan Kalimantan Utara yang bersatu, berdaulat, berbudaya, bermartabat, dan berintegritas demi terwujudnya masyarakat Dayak Punan yang berubah dan mandiri,” kata Dolleh Ucau.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa arah kebijakan ke depan akan difokuskan pada pelaksanaan hasil-hasil komisi dalam Mubes Ke-III, perlindungan hak-hak adat, peningkatan pendidikan berbasis budaya, serta kolaborasi dengan berbagai pihak baik dari lembaga adat, organisasi, hingga instansi pemerintah dan swasta.
“Kami akan bekerja cepat dan bertanggung jawab untuk menindaklanjuti rekomendasi Mubes secara efektif dan akuntabel, melibatkan semua pemangku kepentingan yang ada,” ujar Dolleh.
Terpilihnya Dolleh Ucau disambut positif oleh masyarakat Dayak Punan.
“Kami sangat mengapresiasi terpilihnya Dolleh Ucau sebagai Ketua Adat Punan se-Kaltara. Kami berharap bahwa beliau dapat memimpin suku Punan dengan bijak dan mempertahankan adat budaya yang ada,” kata salah satu tokoh masyarakat Punan.
Dengan visi kuat dan arah kebijakan yang jelas, diharapkan kepemimpinan Dolleh Ucau akan membawa perubahan yang signifikan bagi kemajuan dan pelestarian budaya masyarakat Dayak Punan di Kalimantan Utara.














