Reporter : Badrun
Editor : jay
Bahau Hulu – Warga Desa Long Apau Ping, kecamatan Bahau Hulu Kabupaten Malinau , Kalimantan Utara , kembali merasa khawatir akibat luapan Sungai, yang menyebabkan Pengikisan Tanah dan Erosi.
Hujan Lebat yang terjadi beberapa hari terakhir ini telah menyebabkan Desa ini dilanda banjir dan kini mengalami longsor di Pemukiman warga yang dekat dengan pinggir sungai.
Sebagian rumah warga sudah hampir jatuh ke sungai itu lah yang membuat masyarakat khawatir akan keselamatan mereka.
banyak rumah dan lahan Tani / kebun warga terendam air, sehingga membuat warga khawatir kesulitan untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan,” kata Pendi , salah satu warga Desa Long Apau Ping yang terdampak banjir.
“Kami membutuhkan bantuan segera untuk mengatasi kesulitan ini,” tambahnya.
Warga Desa Long Apau Ping sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah dan organisasi terkait untuk mengatasi kesulitan ini.
Pemerintah setempat telah berjanji untuk memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir. Namun, warga masih menunggu bantuan tersebut untuk dapat segera mengatasi kesulitan mereka.
Masyarakat Desa Long Apau ping mengusulkan dua solusi untuk mengatasi masalah ini:
1. Pemasangan Siring Masyarakat berharap agar pinggiran sungai dipasang siring untuk mencegah erosi dan longsor.
2. Relokasi Desa, Jika pemasangan siring tidak efektif, masyarakat berharap agar desa mereka direlokasi ke tempat yang lebih aman dan tidak rawan banjir dan longsor.
Kasus banjir di Desa Long Apau Ping ini diharapkan dapat menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kabupaten Malinau dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara yang di harapkan dapat memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh warga yang terdampak.*














